Pacaran yang Islami, ada Nggak Sih?


Cinta itu tidak buta karena tidak bermata dan tidak tuli karena tidak bertelinga. Cinta itu pasif dan akan aktif tergantung cara manusia mengaktifkannya. It’s really!
Opz… tau gak, jika cinta hinggap di mata manusia yang tak beriman, akan berubah mata itu menjadi mata keranjang. Dan jika cinta hinggap di hati manusia yang bersahabat dengan syaitan terkutuk, cinta akan menjelma menjadi nafsu birahi. So, banyak dech manusia atau cucu Adam dan Hawa yang menjadi budak syaitan dan menjadi korban yang namanya cinta semu. Coba dech kamu perhatikan sendiri di sekitar kamu!
Sering kita melihat remaja-remaja Islam yang pacaran dengan dalih “Pacaran atau hubungan mereka dihalalkan secara syari’at” karena menegakkan ajaran-ajaran agama saat berhubungan (berpacaran).

Asal kamu tau aja yach… yang haram tetap haram dan tidak bisa berubah hukum sekalipun dikaitkan dengan simbol-simbol Islam. Tidak bisa lhoh dikatakan pacaran islami hanya karena saat berkunjung memakai baju koko, masuk rumah sang pujaan hati belahan jiwa mengucap salam, mau berpegangan tangan mengucap Basmalah, selesai ciuman mengucapkan Hamdalah dan selesai berzina cukup mengucapkan Istighfar. Apa itu yang dikatakan pacaran yang Islami??? Oh, no!

Na’uzubillah min zalik! Semoga sahabat muslim yang membaca tulisan ini tidak termasuk manusia-manusia yang menjunjung pacaran islami yang sesungguhnya munafiq dan hanya sebagai pamong pemuas nafsu birahi belaka!
Menurut kamus Bahasa Indonesia (Edisi ketiga, 202:807), Pacar adalah kekasih atau teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta. Berpacaran adalah bercintaan, berkasih-kasihan. Memacari adalah mengencani, menjadikan seseorang sebagai pacar. Kata pacar sendiri berasal dari nama sejenis tanaman hias yang cepat layu dan mudah disemaikan kembali. Tanaman ini tidak bernilai ekonomis (murahan) sehingga tidak diperjual belikan. Hal ini sebagai simboll bahwa pacaran adalah perilaku yan tidak bernilai. Jika suatu waktu bosan dengan pacar lamanya, maka ia akan beralih ke pacar yang baru. Ih… syereeeem…
Di zaman globalisasi dan serba modern ini, banyak kita dapati pasangan yang dengan bangganya mengumbar kemesraan di depan umum. Tak mesti punya hubungan special dalam bentuk kekasih, dengan teman pun orang-orang dapat mengumbar kemesraan mereka. Pada saat ini kita sering mendengar istilah TTM (Teman Tapi Mesra), malah ada juga kalangan yang mengartikan TTM dengan Teman Tapi Making Love. Na’uzubillah min zalik
Semoga dengan fenomena di sekitar kita, dapat membuka mata dan hati kita untuk semakin memahami apa itu cinta dan semakin mendekatkan diri kepada Allahu Rabbi. Karena sesungguhnya cinta yang hakiki, hanya milik Ilahi.
Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu suatu perbuatan keji dan jalan yang buruk”. (QS. Al-Isra’:32).

4 thoughts on “Pacaran yang Islami, ada Nggak Sih?

Hello... jangan lupa coment ya! Gumawo...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s