Semua Tentang Dia


 Bagaimana caranya aku bisa menyapamu

Sedangkan kau terlalu sering berlalu-lalang sesuka hatimu

Bagaimana aku bisa tersenyum padamu

Jikalau kau terlalu sibuk dengan duniamu

Bagaimana bisa aku memilikimu

Sedangkan kau tak ingin dimiliki oleh siapa pun

Angin…

Harus kata-kata apa lagi yang bisa mewakili

Dengan cara apa lagi aku mengatakan

Betapa aku mencintaimu

Angin…

Jika kau tak bisa mencintaiku

Jika kau tak bisa menyapaku

Bahkan jika kau tak mau melihatku

Biarkan rasa ini luntur oleh waktu

Tolong katakan untuk tidak mencintaimu lagi

Angin…

Walau aku tak ingin,

Namun aku harus segera tersadar dari cinta tak bertuan ini

Bantu aku melupakanmu Angin…

 ***

Gubrak!!!

Nangis darah nih pas nulisnya. Hahaha lebayyyyy…

Hm, lagi stress jadi biasa lah dengan menulis bisa ngilangin stress ini.

Cuma masalahnya kalo nulis skripsi malah tambah stress padahal itu yang wajib gue slesaikan saat ini. Olala… Gue benar2 aneh! Hahaha… Mulai ngaco lagi! Gag tau mau nulis apa, cuma pengen corat coret blog aja sambil nunggu sinopsis drama korea The Moon bla… bla… bla…

Dan kenapa harus puisi gag penting ini? Gag tau kenapa jadi ingat angin dan tanpa sadar nulis puisi ini. Lagi-lagi gue me-lebay-kan diri. Hihihi

Hello... jangan lupa coment ya! Gumawo...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s